sejarah dan macam-macam
distro linux
SEJARAH LINUX
Sejarah sistem operasi Linux berkaitan erat dengan
proyek GNU, proyek program bebas freeware terkenal diketuai oleh Richard
Stallman. Proyek GNU diawali pada tahun 1983 untuk membuat sistem operasi
seperti Unix lengkap — kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembuatan dan
seterusnya — diciptakan sepenuhnya dengan perangkat lunak bebas. Pada tahun
1991, pada saat versi pertama kerangka Linux ditulis, proyek GNU telah
menghasilkan hampir semua komponen sistem ini — kecuali kernel. Torvalds dan
pembuat kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi
dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem operasi yang cukup
berfungsi. Oleh karena itu, Linux melengkapi ruang terakhir dalam rancangan
GNU. Linux (atau GNU/Linux) adalah operating system open source yang mulai
dikembangkan oleh Linus Torvalds dan masih dikembangkan terus hingga sekarang
oleh banyak sukarelawan dan developer di seluruh dunia. iIstilah “Linux
Indonesia” adalah istilah generik yang dipakai untuk mengacu kepada keseluruhan
komunitas Linux Indonesia. Linux adalah sebuah sistem yang multiuser,
multitasking dengan tools kompatibel UNIX yang lengkap. Sistem file-nya
mengikuti semantic UNIX tradisional dan mengimplementasikan secara penuh
standar model network.
DISTRO LINUX
Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan
memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian
rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan
keinginan si pembuat distro. Ada distro yang berfokus pada server artinya
distro tersebut lebih dioptimasi ke sistem server sehingga software atau
program yang di paketkan adalah khusus untuk server saja contoh untuk distro
ini antara lain : Trustix Secure Linux, Turbo Linux Server, Red Hat Enterprise
Server, Server Optimize Linux (SOL), Mandrake Security dan masih banyak lagi
contoh lainnya. Ketika pengguna Linux baru berkenalan dengan Linux, biasanya
mereka terbentur pada masalah distro yang akan dipakai/dipilih. Secara garis
besar distro Linux sama yaitu menggunakan ‘kernel’ Linux, perbedaannya hanya
pada paket program, program instalasi, organisasi direktori dan berkas, program
aplikasi dan utilitas tambahan. Distro Linux berbeda untuk kebutuhan yang
berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro Linux, diantaranya :
1. Lycoris Lycoris adalah distro linux yang telah
membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon,
maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada
situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang
pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa
bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris
memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket
yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki
fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate
Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis
dan Anda perlu membayar dengan sejumlah “dollar US”.
2. Xandros
Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan
Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat
instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut: • Lima langkah instalasi
grafis yang mudah • Manajemen partisi terintegrasi • Tampilan yang familiar
• Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros • Kompatibilitas dengan
file format Microsoft
3. Lindows Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam
segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai
versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu
fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk
Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan
shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan
produk komersial.
4. Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket
CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan
pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
5. Debian/GNU Linux
Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang
dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama
melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang
harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis
paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas
apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan
secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui
apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu
penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan
adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat
dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan
dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan
dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
6. Linux-Mandrake
Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari
Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi
‘pre-configured’ dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini
dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup
kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas
Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform
tersebut.
7. Red Hat Linux
Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan
pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan,
sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan
free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red
Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro
ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak
untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai
standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang
mendukung distro ini secara luas.
8. Slackware Distronya Patrick Volkerding yang
terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya
UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486
atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali
bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya
dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah
tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga
merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran
distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
9. Turbo Linux
Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang
diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis
Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasar workstation dan server
terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa
produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server
untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di
perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
10. Knoppix
Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat
dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat
lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang
pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah
diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB
walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk
seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini
berbasis Debian GNU/Linux. 11. Trustix Linux Merdeka
Trustix Linux Merdeka merupakan hasil karya dari
programmer Indonesia. Distributor ini dibuat untuk memenuhi keinginan dari
masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat TI pada khususnya untuk
menggunakan Linux yang berbahasa Indonesia dalam pengoperasiannya. Distributor
ini baru dirilis pada tahun 2000 yang lalu sehingga masih belum banyak beredar.
Trustix. Linux Merdeka merupakan proyek dari Trustix Linux yang berkantor pusat
di Amerika. 12. Mandriva Distro paling user frendly ini dikembangkan di
Prancis, Dahulu nama nya Mandrake tapi karena ada masalah lisensi nama,
kemudian ganti nama menjadi mandriva setelah mengakuisisi Conectiva. Memakai
paket mamager RPM, dan oleh mandriva di kembangkan menjadi urpmi. Target user
nya pemula sampai advance, banyak dipakai untuk desktop. Yang baru pemula
sungguh enak sekali pakai mandriva, karena instalasi nya mudah, pengenalan
hardware nya bagus. Default dekstop nya adalah KDE
13. Gentoo
Distro ini menyediakan compile di tempat. Artinya anda
bisa mengoptimalkan distro linux untuk pc anda, pembuat nya (sory lupa) pernah
menjadi developer freebsd. Kemudian membuat paket manager yang mirip dengan
freebsd untuk gentoo. sory gue gak bisa komentar banyak belum pernah install
gentoo soalnya.
14. Mepis Ini distro yang mudah di install,
menyertakan paket yang instant misalnya flash, java, acrobat reader, mplayer,
quicktime, nvidia driver sudah include ada di sini. Fedora, Mandriva free
download, opensuse, belum menyertakan paket tersebut. Dkembangkan dari debian
15. Fedora
Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang
disebut juga denganFedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan
yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas
pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter
fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama
Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
16.Suse
SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang
dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman
dariSlackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E
adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und
System-Entwicklung” (“Perangkat lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada
informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan
komputer Jerman Konrad Zuse.
17.Ubuntu
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang
berbasiskan pada Debiandan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori
oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil
dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa
kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu
juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari
distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu
ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis
Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari
komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu sendiri dikembangkan oleh
komunitas sukarelawan Ubuntu dan kami mengundang Anda untuk turut serta
berpartisipasi mengembangkan Ubuntu! Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan
gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
• bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas
biaya
• bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat
digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai
keterbatasan fisik, dan
• bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk
mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Perihal
kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik
(proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas
biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda
sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.
Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk
para penggunanya:
• Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu
tidak akan ada biaya tambahan untuk “edisi enterprise”, kami akan membuat semua
pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang
sama.
• Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari
ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda
prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan
didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya
secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.
• Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana
aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal
ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami
juga bekerja sama dengan seluruh komunitas [Perangkat Lunak Bebas] dalam hal
perbaikan bug dan saling membagi kode.
• Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap
prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami
mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source,
lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali. Ubuntu cocok digunakan
baik untuk desktop maupun server.
Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer
seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook,
G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000). Ubuntu
menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop
dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua
aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar
(spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk
server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam
permainan. (diambil dari http://www.ubuntu-id.com)
18.Kuliax Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD
yang dikembangkan olehKuliax Project untuk pendidikan di universitas.
Distribusi ini berbasisDebian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke
arah penggunaan desktop Linux.
19. linux lain lain Bnyak lagi linux yang lain ada
ratusan distro coba lihat refrensi link di atas dengan terget nya macam-macam,
tapi yang pasti linux itu program program nya sama saja, yang berbeda cara
paket nya, instalasi nya. kalau sudah masuk konsol pasti rasanya mirip mirip.
TIPS UNTUK MEMILIH DISTRO
• Jika Anda ingin mencoba atau belajar Linux tanpa
mengubah atau menginstalnya di hard-disk, distro live-cd seperti knoppix bisa
jadi pilihan. • Installah distro Linux yang dipunyai teman dekat kita.
Alasannya jika terjadi sesuatu dengan Linux yang kita instal atau sekedar ingin
bertanya segala sesuatu tentang Linux, ada seseorang yang bisa kita tanya, dan
dengan adanya teman-teman, kita bisa berdiskusi, ngoprek bareng dan seiring
dengan berjalannya waktu kita dan temen-temen kita akan berkembang
bersama-sama. • Setelah kita menginstal Linux dengan distro yang dipunyai
teman kita dan sekiranya sudah mahir dalam memainkan atau menggunakan Linux,
kita bisa coba untuk menginstal distro lain yang menurut kita bagus dan sesuai
dengan preferensi kita. • Instal dan coba seluruh distro aja! itu bagus tapi
ini akan menghabiskan waktu dan biaya, kita bisa memilih distro-distro mana
saja yang sekiranya kita cocok/suka, dengan melihat pengalaman teman yang sudah
pernah pakai, dokumentasi, artikel, dan materi-materi yang terkait • Terus
bekerja seperti biasa dalam sistem Linux kita, jika memungkinkan bisa dengan
variasi distro dan aplikasi yang berbeda, pada akhirnya kita bisa merasakan dan
memahami distro mana yang paling cocok untuk preferensi atau kebutuhan kita.
Sumber :
http://dhany-dhanyblog.blogspot.com/2007/09/macam-distro-linux.html http://www.indowebster.web.id/f36/sejarah-dan-macam-macam-distro-linux-2895/ http://cloudstrifeardi.blogspot.com/2007/09/macam-macam-distro-linux.html
sejarah dan macam-macam
distro linux
SEJARAH LINUX
Sejarah sistem operasi Linux berkaitan erat dengan
proyek GNU, proyek program bebas freeware terkenal diketuai oleh Richard
Stallman. Proyek GNU diawali pada tahun 1983 untuk membuat sistem operasi
seperti Unix lengkap — kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembuatan dan
seterusnya — diciptakan sepenuhnya dengan perangkat lunak bebas. Pada tahun
1991, pada saat versi pertama kerangka Linux ditulis, proyek GNU telah
menghasilkan hampir semua komponen sistem ini — kecuali kernel. Torvalds dan
pembuat kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi
dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem operasi yang cukup
berfungsi. Oleh karena itu, Linux melengkapi ruang terakhir dalam rancangan
GNU. Linux (atau GNU/Linux) adalah operating system open source yang mulai
dikembangkan oleh Linus Torvalds dan masih dikembangkan terus hingga sekarang
oleh banyak sukarelawan dan developer di seluruh dunia. iIstilah “Linux
Indonesia” adalah istilah generik yang dipakai untuk mengacu kepada keseluruhan
komunitas Linux Indonesia. Linux adalah sebuah sistem yang multiuser,
multitasking dengan tools kompatibel UNIX yang lengkap. Sistem file-nya
mengikuti semantic UNIX tradisional dan mengimplementasikan secara penuh
standar model network.
DISTRO LINUX
Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan
memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian
rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan
keinginan si pembuat distro. Ada distro yang berfokus pada server artinya
distro tersebut lebih dioptimasi ke sistem server sehingga software atau
program yang di paketkan adalah khusus untuk server saja contoh untuk distro
ini antara lain : Trustix Secure Linux, Turbo Linux Server, Red Hat Enterprise Server,
Server Optimize Linux (SOL), Mandrake Security dan masih banyak lagi contoh
lainnya. Ketika pengguna Linux baru berkenalan dengan Linux, biasanya mereka
terbentur pada masalah distro yang akan dipakai/dipilih. Secara garis besar
distro Linux sama yaitu menggunakan ‘kernel’ Linux, perbedaannya hanya pada
paket program, program instalasi, organisasi direktori dan berkas, program
aplikasi dan utilitas tambahan. Distro Linux berbeda untuk kebutuhan yang
berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro Linux, diantaranya :
1. Lycoris Lycoris adalah distro linux yang telah
membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon,
maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada
situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang
pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa
bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris
memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket
yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki
fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate
Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis
dan Anda perlu membayar dengan sejumlah “dollar US”.
2. Xandros
Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan
Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat
instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut: • Lima langkah instalasi
grafis yang mudah • Manajemen partisi terintegrasi • Tampilan yang familiar
• Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros • Kompatibilitas dengan
file format Microsoft
3. Lindows Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam
segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai
versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu
fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk
Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan
shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan
produk komersial.
4. Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket
CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan
pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
5. Debian/GNU Linux
Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang
dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama
melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang
harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis
paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas
apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan
secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui
apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu
penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan
adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat
dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan
dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan
dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
6. Linux-Mandrake
Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari
Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi
‘pre-configured’ dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini
dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup
kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas
Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform
tersebut.
7. Red Hat Linux
Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan
pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan,
sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan
free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red
Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro
ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak
untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai
standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang
mendukung distro ini secara luas.
8. Slackware Distronya Patrick Volkerding yang
terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya
UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486
atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali
bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya
dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah
tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga
merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran
distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
9. Turbo Linux
Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang
diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis
Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasar workstation dan server
terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa
produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server
untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di
perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
10. Knoppix
Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat
dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat
lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang
pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah
diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB
walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk
seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini
berbasis Debian GNU/Linux. 11. Trustix Linux Merdeka
Trustix Linux Merdeka merupakan hasil karya dari
programmer Indonesia. Distributor ini dibuat untuk memenuhi keinginan dari
masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat TI pada khususnya untuk
menggunakan Linux yang berbahasa Indonesia dalam pengoperasiannya. Distributor
ini baru dirilis pada tahun 2000 yang lalu sehingga masih belum banyak beredar.
Trustix. Linux Merdeka merupakan proyek dari Trustix Linux yang berkantor pusat
di Amerika. 12. Mandriva Distro paling user frendly ini dikembangkan di
Prancis, Dahulu nama nya Mandrake tapi karena ada masalah lisensi nama,
kemudian ganti nama menjadi mandriva setelah mengakuisisi Conectiva. Memakai
paket mamager RPM, dan oleh mandriva di kembangkan menjadi urpmi. Target user
nya pemula sampai advance, banyak dipakai untuk desktop. Yang baru pemula
sungguh enak sekali pakai mandriva, karena instalasi nya mudah, pengenalan
hardware nya bagus. Default dekstop nya adalah KDE
13. Gentoo
Distro ini menyediakan compile di tempat. Artinya anda
bisa mengoptimalkan distro linux untuk pc anda, pembuat nya (sory lupa) pernah
menjadi developer freebsd. Kemudian membuat paket manager yang mirip dengan
freebsd untuk gentoo. sory gue gak bisa komentar banyak belum pernah install
gentoo soalnya.
14. Mepis Ini distro yang mudah di install,
menyertakan paket yang instant misalnya flash, java, acrobat reader, mplayer,
quicktime, nvidia driver sudah include ada di sini. Fedora, Mandriva free
download, opensuse, belum menyertakan paket tersebut. Dkembangkan dari debian
15. Fedora
Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang
disebut juga denganFedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan
yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas
pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter
fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama
Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
16.Suse
SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang
dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman
dariSlackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E
adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und
System-Entwicklung” (“Perangkat lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada
informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan
komputer Jerman Konrad Zuse.
17.Ubuntu
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang
berbasiskan pada Debiandan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori
oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil
dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa
kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu
juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari
distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu
ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis
Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari
komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu sendiri dikembangkan oleh
komunitas sukarelawan Ubuntu dan kami mengundang Anda untuk turut serta
berpartisipasi mengembangkan Ubuntu! Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan
gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
• bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas
biaya
• bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat
digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai
keterbatasan fisik, dan
• bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk
mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Perihal
kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik
(proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas
biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda
sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.
Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk
para penggunanya:
• Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu
tidak akan ada biaya tambahan untuk “edisi enterprise”, kami akan membuat semua
pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang
sama.
• Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari
ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda
prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan
didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya
secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.
• Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana
aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal
ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami
juga bekerja sama dengan seluruh komunitas [Perangkat Lunak Bebas] dalam hal
perbaikan bug dan saling membagi kode.
• Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap
prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami
mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source,
lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali. Ubuntu cocok digunakan
baik untuk desktop maupun server.
Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer
seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook,
G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000). Ubuntu
menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop
dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua
aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar
(spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk
server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam
permainan. (diambil dari http://www.ubuntu-id.com)
18.Kuliax Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD
yang dikembangkan olehKuliax Project untuk pendidikan di universitas.
Distribusi ini berbasisDebian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke
arah penggunaan desktop Linux.
19. linux lain lain Bnyak lagi linux yang lain ada
ratusan distro coba lihat refrensi link di atas dengan terget nya macam-macam,
tapi yang pasti linux itu program program nya sama saja, yang berbeda cara
paket nya, instalasi nya. kalau sudah masuk konsol pasti rasanya mirip mirip.
TIPS UNTUK MEMILIH DISTRO
• Jika Anda ingin mencoba atau belajar Linux tanpa
mengubah atau menginstalnya di hard-disk, distro live-cd seperti knoppix bisa
jadi pilihan. • Installah distro Linux yang dipunyai teman dekat kita.
Alasannya jika terjadi sesuatu dengan Linux yang kita instal atau sekedar ingin
bertanya segala sesuatu tentang Linux, ada seseorang yang bisa kita tanya, dan
dengan adanya teman-teman, kita bisa berdiskusi, ngoprek bareng dan seiring
dengan berjalannya waktu kita dan temen-temen kita akan berkembang
bersama-sama. • Setelah kita menginstal Linux dengan distro yang dipunyai teman
kita dan sekiranya sudah mahir dalam memainkan atau menggunakan Linux, kita
bisa coba untuk menginstal distro lain yang menurut kita bagus dan sesuai
dengan preferensi kita. • Instal dan coba seluruh distro aja! itu bagus tapi
ini akan menghabiskan waktu dan biaya, kita bisa memilih distro-distro mana
saja yang sekiranya kita cocok/suka, dengan melihat pengalaman teman yang sudah
pernah pakai, dokumentasi, artikel, dan materi-materi yang terkait • Terus
bekerja seperti biasa dalam sistem Linux kita, jika memungkinkan bisa dengan
variasi distro dan aplikasi yang berbeda, pada akhirnya kita bisa merasakan dan
memahami distro mana yang paling cocok untuk preferensi atau kebutuhan kita.
Sumber :
http://frahasti.wordpress.com/2009/02/09/sejarah-dan-mecam-macam-distro-linux/
nama:diahagus rini